Google Chrome adalah peramban web lintas platform yang dikembangkan oleh Google. Peramban ini pertama kali dirilis pada tahun 2008 untuk Microsoft Windows, kemudian diporting ke Android, iOS, Linux, dan macOS yang menjadikannya sebagai peramban bawaan dalam sistem operasi.
Sejarah pengembangan Google Chrome dimulai pada tahun 2006 dan diprakarsai oleh Sundar Pichai, yang kini menjabat sebagai CEO Google. Pada awalnya, CEO Google, Eric Schmidt, menolak ide untuk mengembangkan sebuah browser selama 6 tahun karena Google ketika itu masih merupakan perusahaan kecil dan ingin menghindari terlibat dalam persaingan sengit di pasar browser web. Namun, perubahan sikap terjadi ketika Larry Page dan Sergey Brin memutuskan untuk menyewa sejumlah pengembang dari Mozilla Firefox dan memperlihatkan demonstrasi Chrome kepada Schmidt. Melihat kualitas produk tersebut, Schmidt mengakui bahwa Chrome begitu bagus sehingga memaksa dia untuk mengubah pendiriannya.
Pada bulan September 2008, Google mengumumkan peluncuran awal Google Chrome. Sejak saat itu, Chrome telah menjadi salah satu peramban web yang paling populer dan dominan di pasar, dengan pangsa pasar sekitar 66% di komputer pribadi (PC) dan juga mendominasi di perangkat seluler2. Karena prestasinya yang luar biasa, Google memperluas penggunaan merek “Chrome” untuk mencakup produk-produk lainnya seperti Chrome OS, Chromebook, Chromecast, dan lainnya.
- Menyimpan Laman Situs dalam Format PDF: Anda dapat menyimpan halaman web sebagai file PDF langsung dari Google Chrome. Caranya cukup mudah dan sangat berguna jika Anda ingin menyimpan konten untuk dibaca nanti.
- Pin Tabs: Jika Anda sering membuka beberapa situs web secara bersamaan, Anda dapat memilih untuk “pin” tab-tab tersebut. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengunci tab favorit di bagian kiri tab bar sehingga tidak akan tertutup secara tidak sengaja.
- Mode Incognito: Mode ini memungkinkan Anda menjelajahi web tanpa menyimpan riwayat, cookie, atau data pribadi lainnya. Cocok untuk menjaga privasi saat menggunakan komputer umum.
- Menulis Email Langsung dari Address Bar: Anda dapat mengetik “mailto:” di address bar, diikuti dengan alamat email, dan langsung mengirim email tanpa membuka aplikasi email terpisah.
- Memuat Banyak Bookmark di Toolbar: Jika Anda memiliki banyak bookmark, Anda dapat menggabungkannya dalam satu folder dan menampilkannya di toolbar. Klik kanan pada folder bookmark dan pilih “Show on the bookmarks bar” untuk mengaksesnya dengan cepat.
- Shortcut Keyboard: Google Chrome memiliki sejumlah pintasan keyboard yang memudahkan navigasi dan penggunaan. Misalnya, tekan Ctrl + T untuk membuka tab baru, atau Ctrl + Shift + T untuk mengembalikan tab yang telah ditutup.
- Pindah Tab dengan Cepat: Jika Anda memiliki banyak tab terbuka, cukup tekan Ctrl + Tab untuk beralih antara tab-tab tersebut dengan cepat.
- Menghitung Kalkulasi: Google Chrome dapat berfungsi sebagai kalkulator. Anda dapat langsung mengetik persamaan matematika di address bar dan melihat hasilnya.
- Selain itu, ada juga fitur unik lainnya seperti mengaktifkan efek visual dengan mengetik “tilt” atau “do a barrel now” di tab Chrome, serta mengubah Chrome menjadi notepad sederhana dengan mengetik “notepad” di address bar.
Nah pertanyaan ultimatenya adalah "Kenapa chrome makan banyak ram? kok internetnya lebih cepet daripada edge?. Hal itu terjadi karena Chrome bentuk evolusi dari edge. Chrome jawaban permasalahan edge dengan kecepatan internet yang terasa lambat, saat tab banyak tiba tiba crash ya close semua. Nah chrome ini tiap tab dihitung browser baru, jadi kalau dilihat dari taskmanager chrome ini makan banyak RAM kita. Kalau ada error pun yang dimatikan hanya tab yang error, bukan seluruh chrome yang error.
Semoga informasi ini bisa membuat kalian tau lebih dekat dengan chrome yaa!
Source: